SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI

Senin, 08 Juni 2009

" PANEN KEDELAI "

Di Desa kami Pilangrejo pada umumnya para penduduk bermata pencaharian sebagai petani ladang. Mereka menanam berbagai jenis tanaman, seperti padi, jagung, kacang tanah, pisang, dan lain sebagainya. Namun yang paling banyak adalah tanaman padi, karena padi merupakan kebutuhan pokok pangan.
Di Desa kami juga ada yang menanam kedelai walaupun jumlahnya hanya sedikit. Masyarakat menanam kedelai pada setiapa musim penghujan, karena pada musim kemarau tanahnya kering dan gersang. Jadinya tanaman kedelai tidak bisa tumbuh karena kekurangan air.
Pada musim kali ini penghujan, para petani mulai menanam kedelai. Mereka memberi pupuk secara teratur dan seimbang. Dan rumput liar di bersihkan agar tanaman kedelai dapat tumbuh dengan cepat dan subur. Setelah kedelai mulai menguning dan daunya sudah mulai berguguran itu pertanda kedelai sudah siap di panen. Petani beramai-ramai memanan kedelai tersebut dengan riang gembira. Mereka memanen dengan cara mencabut tanaman kedelai lalu di kumpulkan.
Karena lahan pertanian berjuhan dari tempat tinggal mereka, maka mereka harus berjalan kaki selama beberapa menit bahkan berjam-jam. Dengan kondisi jalan yang cukup berat dan sulit. Tetapi mereka senang karena dapat memanen lkedelai dengan baik dan dengan kualitas bagus. Para petani juga pernah gagal panen sebab tanaman kedelai mereka hama atau penyakit dan mati.
Nah setelah di bawa ke rumah semuanya lalu di jemur di bawah terik matahari. Di jemur selama beberapa hari hingga kering. Kalau sudah kering kemudian para petani memisahkan antara biji dengan kulitnya. Mereka memisahkan biji dan kulitnya dengan cara di pukul-pukul pakai kayu, sehingga kulitnya bisa pecah. Setelah selesai biji kedelai tersebut di juala kepada para tengkulak atau langsung ke pasar. Begitulah proses memanen kedelai di Desa kami.